Gambaran pengetahuan kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi menggunakan media pembelajaran Toothoploy pada murid kelas IV SDN Cipinang Besar Utara 09 Pagi Tahun 2025
Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari
kesehatan secara keseluruhan, namun masih sering diabaikan, terutama oleh anakanak. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga
kebersihan gigi dapat menyebabkan terbentuknya kebiasaan buruk dalam rongga
mulut (oral habits non fisiologis) yang berdampak pada pertumbuhan dan
perkembangan dentokraniofasial anak. Oleh karena itu, dibutuhkan media edukasi
yang menarik dan efektif, salah satunya adalah permainan interaktif Toothopoly
atau Monopoli Kesehatan Gigi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat pengetahuan siswa mengenai kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi
sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media Toothopoly. Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan total sampel sebanyak 50
murid kelas IV SDN Cipinang Besar Utara 09 Pagi yang dipilih dengan teknik total
sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test serta dianalisis secara
deskriptif. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki
pengetahuan yang kurang (50%), dan hanya 8% yang memiliki pengetahuan baik.
Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan, dengan 76% siswa masuk
kategori pengetahuan baik dan tidak ada yang berada dalam kategori kurang.
Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa Toothopoly merupakan media edukasi
yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan pemahaman anak tentang
pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.