ASUHAN KEPERAWATAN DALAM GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA TN.N DENGAN KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI RUANG IRNA TERATAI LANTAI 4 SELATAN RS FATMAWATI JAKARTA SELATAN TAHUN 2025
Ketoasidosis diabetik (KAD) merupakan komplikasi akut yang serius dari diabetes melitus,
terutama tipe 1, yang ditandai dengan hiperglikemia, asidosis metabolik, dan ketonemia.
Kondisi ini terjadi akibat defisiensi insulin absolut atau relatif yang menyebabkan peningkatan
produksi glukosa dan keton secara tidak terkendali. KAD dapat berkembang dengan cepat dan
menjadi keadaan yang mengancam jiwa bila tidak ditangani dengan segera dan tepat. Gejala
klinis umumnya meliputi poliuria, polidipsia, mual, muntah, nyeri perut, napas cepat
(Kussmaul), dan penurunan kesadaran. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan kadar
glukosa darah, pH darah, dan keberadaan keton dalam darah atau urin. Penatalaksanaan utama
meliputi pemberian cairan intravena, insulin, dan koreksi elektrolit, khususnya kalium. Deteksi
dini dan pengobatan agresif merupakan kunci untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dan
menurunkan angka mortalitas. Edukasi pasien serta pemantauan ketat kadar glukosa darah
sangat penting untuk mencegah kekambuhan.