Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Pasien Dengan Hiperplasia Endometrium
Hiperplasia endometrium adalah proliferasi abnormal dari kelenjar endometrium
akibat stimulasi hormon estrogen yang tidak seimbang dengan hormon progesteron,
yang dapat menyebabkan perdarahan uterus abnormal dan risiko anemia. Salah satu
tindakan medis yang dilakukan pada pasien dengan kondisi ini adalah histerektomi
total. Prosedur bedah besar ini memerlukan perhatian khusus terhadap kebutuhan
oksigenasi pasien untuk mendukung metabolisme sel dan mempertahankan
homeostasis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan
keperawatan pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada pasien dengan hiperplasia
endometrium di RS Fatmawati Jakarta. Metode yang digunakan adalah studi kasus
dengan pendekatan asuhan keperawatan. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian
menunjukkan pasien mengalami perfusi perifer tidak efektif yang ditandai dengan
pengisian kapiler >3 detik dan kadar hemoglobin rendah. Implementasi
keperawatan meliputi pemeriksaan sirkulasi perifer, pengukuran tekanan darah,
pemberian transfusi darah, edukasi tentang pengendalian tekanan darah, serta
latihan teknik relaksasi pernapasan. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan
perfusi perifer yang ditandai dengan CRT <3 detik, peningkatan warna kulit, dan
hemoglobin yang lebih baik. Simpulan dari studi ini adalah bahwa asuhan
keperawatan yang komprehensif dan kolaboratif dapat meningkatkan kebutuhan
oksigenasi pada pasien dengan hiperplasia endometrium.