ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN PADA AN. I DENGAN SINDROM NEFROTIKDI GEDUNG TERATAI LANTAI III UTARA RS FATMAWATI JAKARTA SELATAN TAHUN 2025
Sindrom nefrotik adalah kelainan ginjal yang ditandai oleh proteinuria masif,
hipoalbuminemia, hiperlipidemia, dan edema, yang banyak ditemukan pada anak-anak
usia 2–7 tahun. Gangguan ini menyebabkan ketidakseimbangan cairan tubuh, sehingga
peran perawat menjadi krusial dalam pemenuhan kebutuhan cairan pasien. Penelitian
ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan cairan
pada pasien anak dengan sindrom nefrotik. Metode yang digunakan adalah studi kasus
terhadap An. I, perempuan usia 7 tahun, yang dirawat di RS Fatmawati selama tiga
hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi
dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan adanya hipervolemia ditandai dengan
edema fasialis dan perifer, penurunan kadar albumin, serta peningkatan berat badan.
Diagnosa keperawatan yang diangkat meliputi hipervolemia, mual akibat gangguan
biokimia, dan defisit pengetahuan keluarga. Intervensi yang diberikan meliputi
manajemen cairan, edukasi, serta kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian
diuretik dan albumin. Evaluasi menunjukkan perbaikan status cairan dan peningkatan
pemahaman keluarga terhadap kondisi pasien. Kesimpulannya, asuhan keperawatan
yang tepat dan komprehensif mampu meningkatkan status kesehatan pasien dengan
sindrom nefrotik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan cairan.