<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2481">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada Ny. D Yang Mengalami Neoplasma Ovarium Kistik (NOK) Post Operasi Laparotomi Di Instalasi Teratai Lantai 2 RSUP Fatmawati Jakarta Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Suci Rahmadia Kamila</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta I]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[ix,137 hlm.;ilus.;29 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>1. Penulis menyimpulkan bahwa kista ovarium adalah kantung yang 
membesar karena adanya pengumpulan cairan di dalam dinding telur dan 
dibungkus oleh selaput dari ovarium.

2. Pengkajian yang didapatkan pada Ny. D sesuai dengan teori yang tersedia. 
Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode anamnesis, observasi 
dan pemeriksaan fisik yang bersumber dari pasien, keluarga pasien, rekam 
medik, perawat ruangan dan tenaga kesehatan lainnya. Saat dilakukannya 
pengkajian, pasien dan keluarga cukup kooperatif, namun ada sedikit 
hambatan dalam melakukan pengkajian yaitu pasien post operasi, sehingga 
pasien menjadi kurang kooperatif karena adanya nyeri. Penulis menyiasati 
keadaan tersebut dengan terus membina hubungan saling percaya sebelum
dan sesudah melakukan tindakan.

3. Setelah dilakukannya pengkajian, dapat dicetuskan diagnosa keperawatan 
yaitu Nyeri akut berhubungan dengan adanya luka operasi laparotomi dan 
Risiko Infeksi ditandai dengan ketidakadekuatan pertahanan primer: 
integritas kulit, efek prosedur invasif. Penulis mengangkat diagnosa post 
operasi laparotomi yaitu nyeri akut dan resiko infeksi, diagnosa tersebut 
telah sesuai dengan teori dan kondisi pasien. Selanjutnya penulis membuat 
perencanaan 

4. Perencanaan keperawatan yang disusun berdasarkan teori dan kebutuhan
pasien mengenai nyeri akut dan risiko infeksi dengan tujuan yang telah 
ditetapkan. Perencanaan keperawatan ini dibuat untuk menentukan 
tindakan yang akan dilakukan ke pasien yaitu melakukan tindakan non 
farmakologis mengurangi nyeri dan memberikan edukasi mengenai 
pencegahan infeksi. Penulis membuat perencanaan terapeutik yang 
didukung dengan hasil penelitian yang relevan.

5. Implementasi keperawatan yang dilaksanakan pada Ny. D sesuai dengan 
rencana yang dibuat. Implementasi yang telah dibuat dilakukan untuk 
mengatasi masalah keperawatan yang terdapat pada pasien seperti 
manajemen nyeri dan melakukan perawatan luka serta mengajarkan cara 
mencuci tangan dengan benar. Pelaksanaan implementasi keperawatan 
melibatkan keluarga sebagai individu untuk memandirikan pasien

6. Evaluasi keperawatan setelah dilakukannya tindakan keperawatan selama 
3 hari, didapatkan bahwa masalah dapat teratasi dan tidak menjadi aktual. 
Pasien memberikan sikap yang positif dan kooperatif selama masa 
perawatan sehingga apa yang telah diajarkan mampu pasien lakukan.
Tidak terdapat kesenjangan teori pada evaluasi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Neoplasma Ovarium Kistik]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan Keperawatan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[KP.030 SUC a 2022]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KP.030 SUC a 2022]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[2022.KP.030]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[KP.030 SUC a 2022]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1655" url="" path="/BAB I_P17120019032_SUCI RAHMADIA KAMILA_PRODI DIII JURUSAN KEPERAWATAN (1).pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB 1]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1656" url="" path="/BAB II_P17120019032_SUCI RAHMADIA KAMILA_PRODI DIII JURUSAN KEPERAWATAN (1).pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB 2]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1657" url="" path="/BAB III_P17120019032_SUCI RAHMADIA KAMILA_PRODI DIII JURUSAN KEPERAWATAN.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB 3]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1658" url="" path="/BAB IV_P17120019032_SUCI RAHMADIA KAMILA_PRODI DIII JURUSAN KEPERAWATAN.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB 4]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1659" url="" path="/BAB V_P17120019032_SUCI RAHMADIA KAMILA_PRODI DIII JURUSAN KEPERAWATAN.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB 5]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_P17120019032_SUCI_RAHMADIA_KAMILA_PRODI_DIII_JURUSAN_KEPERAWATAN_page-0001.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2481]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-21 15:37:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-21 15:38:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>