Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri pada Tn. H dengan Neglected Fraktur Dislokasi Elbow Dextra Pasca ORIF di Gedung Prof. Soelarto Lantai 1 RSUP Fatmawati
Implementasi dilakukan sesuai dengan perencanaan keperawatan yang telah
disusun. Dalam melakukan pelaksanaan keperawatan penulis bekerja sama
dengan perawat ruangan, tenaga medis serta klien dan keluarga yang bersifat
terbuka membuat penulis mengetahui kondisi perkembangan klien. Tindakan
yang belum dilakukan pada diagnosis risiko infeksi yaitu mengganti balutan
luka karena tindakan tersebut dilakukan per 3 hari dan balutan tidak terdapat
rembesan darah serta tidak melakukan perawatan infus karena terbatasnya
waktu dan area pemasangan infus tidak menunjukkan adanya kemerahan,
phlebitis, dan nyeri.
Hasil evaluasi akhir yang dilakukan pada hari ketiga perawatan didapatkan dari
3 diagnosis yang diangkat, berdasarkan kriteria hasil yang sudah dibuat
diagnosis pre operasi yaitu ansietas b.d krisis situasional teratasi. Sedangkan
diagnosis pasca operasi yaitu nyeri akut b.d agen pencedera fisik (Pasca ORIF)
dan risiko infeksi b.d efek prosedur invasif dan insisi belum teratasi dan pasien
masih dalam proses perawatan sehingga rencana tindak lanjut diserahkan ke
perawat ruangan.