Penerapan Latihan Range of Motion terhadap Peningkatan Rentang Gerak Sandi pada Pasien dengan Neuropati Diabetik di Ruang Teratai 5 Utara RS Fatmawati
Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes melitus jangka panjang
yang paling umum, penyebab neuropati diabetic adalah kondisi hiperglikemia
kronis yang mengakibatkan kerusakan dan kematian sel saraf melalui proses
perubahan metabolisme poliol yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes
melalui penurunan fungsi sensorik dan motorik. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah latihan range of motion (ROM) untuk
meningkatkan rentang gerak sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
efektivitas penerapan latihan ROM dalam meningkatkan rentang gerak pada pasien
neuropati diabetik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan
desain eksperimental, Sampel penelitian ini pasien neuropati diabetik. Rentang
gerak sendi pada sejumlah sendi yang diukur sebelum dan setelah intervensi latihan
ROM selama 3 hari.
Hasil dari penelitian menunjukan adanya peningkatan derajat rentang gerak pada
ankle yang mengalami penurunan rentang gerak. Rata-rata peningkatan derajat
rentang gerak setiap sesi pada gerakan dorso fleksi ankle kanan sebesar 6o
dan kiri
6,5 o
, pada gerakan plantar fleksi ankle kanan 12,5 o
dan kiri 12,3 o
. pada gerakan
eversi ankle kanan 4,8 o
dan kiri 4,6 o
, pada gerakan inversi ankle kanan sebesar 6,6
o
dan kiri 7,5 o
. karya ilmiah ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang
mendukung penerapan latihan ROM sebagai strategi rehabilitasi yang efektif untuk
meningkatkan rentang gerak pasien neuropati diabetic