REPOSITORY

Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I

Asuhan Keperawatan Pada Tn. H Yang Mengalami Stroke Non Hemoragik Di Lantai IV Flamboyan RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur

1. Pengkajian telah dilakukan dengan metode pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, ditunjang dengan
pemeriksaan diagnostik dan rekam medis. Berdasarkan data yang telah
didapatkan dari klien dan keluarga bahwa klien masuk rumah sakit
dengan riwayat kesehatan saat ini mengalami Stroke Non Hemoragik
dibuktikan dengan adanya hasil Ct-Scan pada tanggal 16 Oktober 2021
dengan hasil kesan Infark cerebri pada kortikal dan subkortikal
temporoparietalis dextra. Dengan menerapkan sikap bina hubungan
saling percaya antara klien, keluarga dengan perawat. Sehingga tidak
ditemuka hambatan pada tahap pengkajian.

2. Menurut Tarwoto (2013) mengenai Stroke Non Hemoragik terdapat 5
diagnosis keperawatan yang mungkin muncul. Dari data yang
didapatkan berdasarkan hasil pengkajian maka diagnosa yang diangkat
merupakan 3 diagnosa aktual sesuai dengan kebutuhan dan keadaan
kliem. Terdapat 2 diagnosa yang sesuai dengan teori, yaitu Gangguan
perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan infark cerebri.
Gangguan mobilitas fsik berhubungan dengan gangguan
neuromukuler, penurunan kekuatan otot. Dan terdapat 1 diagnosa yang

3. tidak sesuai dengan teori, yaitu Diagnosa nyeri akut berhubungan
dengan agen pencidera fisiologis (iskemia). Diagnosa ini diangkat
sesuai dengan keadaan serta prioritas kebutuhan klien untuk
mengurangi timbulnya komplikasi yang lebih lanjut jika tidak
mendapat penanganan segera.

4. Pada perencanaan keperawatan yang disusun penulis berfungsi untuk
menyelesaikan masalah keperawatan yang ditemukan pada klien
dengan diagnosa keperawatan yang diangkat mengacu pada SIKI
(2018) dan disesuiakan dengan keluhan yang didapat dan kebutuhan
klien. Tidak semua intervensi dalam teori diterapkan kepada klien
karena tindakan yang dilakukan disesuaikan dengan keadaan dan
kebutuhan klien.

5. Implementasi keperawatan yang dilakukan telah sesuai dengan
perencanaan keperawatan yang telah penulis susun. Selama proses
pelaksanaan klien dan keluarga sangat kooperatif sehingga
memudahkan penulis untuk melakukan implementasi dari perencanaan
yang telah disusun.

6. Evaluasi akhir keperawatan dilakukan pada hari 3 pada tanggal 21
Oktober 2021 dengan hasil ketiga diagnosa aktual yang diangkat
teratasi yaitu gangguan perfusi serebral tidak efektif berhubungan
dengan infark cerebri, nyeri akut berhubungan dengan agen pencidera
fisiologis (iskemia) dan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan
gangguan neuromuskuler, penurunana kekuatan otot. Pada diagnosa ini
dilakukan discharge planning yang sudah disusun perawat ruangan
yang diharapkan dapat membantu dan mengontrol pemulihan keadaam
klien saat di rumah.
Ketersediaan
LOADING LIST...
Detail Information
Pembimbing / Promotor : Uun Nurulhuda
Pengarang : Destika Anggita Yuniar
NIM : P17120019010
Jurusan : Keperawatan
Edisi :
No. Panggil : KP.010 DES a 2022
ISBN/ISSN :
Legalization : 2022-00-00
Subyek : STROKE NON HEMORAGIK
Asuhan Keperawatan
Klasifikasi : KP.010 DES a 2022
Jenis : Tugas Akhir Jurusan Keperawatan
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta I : Jakarta.,
Deskripsi Fisik : x,57 hlm.;ilus.;29 cm
Lampiran Berkas :
LOADING LIST...