REPOSITORY

Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I

Asuhan keperawatan pada Ny.S yang mengalami kanker servik stadium IV A di Gedung A lantai II zona A RSUPN Cipto Mangunkusumo” Nursing care for Mrs. S. who has cervical cancer stage IV A in Building A, second floor zone A, Cipto Mangunkusumo Hospital

Setelah dilakukan asuhan asuhan keperawatan pada Ny.S yang mengalami kanker servik stadium IVA di Gedung A lantai II zona A RSUPN Cipto Mangunkusumo maka penulis menyimpulkan sesuai dengan proses keperawatan yang meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan.
Pengkajian keperawatan terhadap pada Ny. S dengan kanker servik stadium IV A menghasilkan data subjektif dan objektif yang memiliki kesesuaian dan kesenjangan dengan teori. Kesesuaian kasus dengan teori terdapat pada data keluhan perdarahan, siklus menstruasi tidak teratur, Faktor risiko riwayat persalinan, pemeriksaan fisik abdomen, pola eliminasi, pemeriksaan penunjang USG dan foto toraks. Kesenjangan kasus dengan teori terdapat pada pemeriksaan darah lengkap, pemberian obat pengontrol perdarahan, pemberian cairan, anti nyeri, penambah kalium, mengatasi asam lambung dan melancarkan BAB.
Diagnosa keperawatan terhadap Ny. S dengan kanker servik stadium IV A menghasilkan tiga diagnosa keperawatan yang didukung oleh teori, yaitu nyeri akut, hypovolemia dan risiko perdarahan. Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (kanker servik IV A) didukung oleh etiologi, data subjektif dan data objektif yang sesuai dengan teori. Hipovolemia berhubungan dengan kekurangan intake cairan didukung oleh etiologi, data subjektif dan data objektif yang sesuai dengan teori. Risiko perdarahan berhubungan dengan kanker servik stadium IV A didukung oleh faktor risiko yang sesuai dengan teori.
Perencanaan keperawatan Ny. S dengan kanker servik stadium IV A untuk diagnosa keperawatan pertama nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (kanker servik IV A) memiliki kesesuaian dan kesenjangan dengan teori. Kesenjangan terdapat pada perencanaan pemberian obat ketorolac. Perencanaan untuk diagnosa kedua hipovolemia berhubungan dengan kekurangan intake cairan memiliki kesesuaian dengan teori. Terdapat kesenjangan juga pada kariteria hasil antara konsep teori dengan klien. Kesesuaian terdapat pada memeriksa tanda gejala hypovolemia, menganjukan meningkatkan intake cairan, kolaborasi pemberian cairan isotonis. Perencanaan pada diagnosa ketiga risiko perdarahan berhubungan dengan kanker servik stadium IV A memiliki kesesuaian dengan teori. Kesesuaian terdapat pada perencanaan monitor nilai hemoglobin dan hematocrit serta pemberian obat pengontrol darah asam tanexamat.
Implementasi keperawatan Ny. S dengan kanker servik stadium IV A untuk diagnosa keperawatan pertama nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (kanker servik IV A) memiliki kesesuaian dan kesenjangan dengan teori. Kesesuaian terdapat pada implementasi mengkaji karakteristik nyeri, memfasilitasi istirahat dan tidur, dan mengajarkan teknik non farmakologis. Kesenjangan terdapat pada perencanaan pemebrian obat ketorolac. Implementasi keperawatan diagnosa kedua hipovolemia berhubungan dengan kekurangan intake cairan memiliki kesesuaian dengan teori. Kesesuaian terdapat pada memeriksa tanda gejala hypovolemia, menganjukan meningkatkan intake cairan, kolaborasi pemberian cairan isotonis. Implementasi keperawatan diagnosa ketiga risiko perdarahan berhubungan dengan kanker servik stadium IV A memiliki kesesuaian dengan teori. Kesesuaian terdapat pada perencanaan monitor nilai hemoglobin dan hematocrit serta pemberian obat pengontrol darah asam tanexamat.
Evaluasi keperawatan pada Ny. S dengan kanker servik stadium IV A untuk diagnosa keperawatan pertama nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (kanker servik IV A) menghasilkan analisa bahwa masalah nyeri akut teratasi. Evaluasi keperawatan untuk diagnosa kedua hipovolemia berhubungan dengan kekurangan intake cairan menghasilkan analisa bahwa masalah hypovolemia teratasi. Evaluasi diagnosa ketiga yaitu risiko perdarahan berhubungan dengan kanker servik stadium IV A menghasilkan analisa bahwa masalah risiko perdarahan bekum teratasi. Hal ini diduga akibat keterbatasan waktu intervensi dalam menangani risiko perdarahan. Planning dilanjutkan berupa perawatan paliatif rumah sakit.
Ketersediaan
LOADING LIST...
Detail Information
Pembimbing / Promotor : Dr. Suryani Manurung S.Kep.,Ners.,M.Kep.,Sp.,MAT
Pengarang : NABILAH NOVIYANTI PUTRI
NIM : P17120017061
Jurusan : Keperawatan
Edisi :
No. Panggil : KP.59 NAB a 2020
ISBN/ISSN :
Legalization : 2020-05-00
Subyek : Kanker Servik Stadium IV
Klasifikasi : 2020.KP.59
Jenis : Tugas Akhir D III
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta I : Jakarta.,
Deskripsi Fisik : xiii, 51 hlm.; 29 cm
Lampiran Berkas :
LOADING LIST...